Bendorejo – Trenggalek, Berdasarkan Surat Edaran Bupati Trenggalek Nomor 2392 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, Cuti Bersama dan Hari Libur Nasional pada bulan Februari 2026 dilaksanakan mulai tanggal 16 – 17 Februari 2026. Libur cuti bersama seringkali dimanfaatkan untuk berlibur, berwisata, atau sekadar beristirahat di rumah. Namun bagi sebagian orang, momen ini justru menjadi waktu yang tepat untuk melakukan ziarah makam. Apalagi libur dan cuti bersama kali ini bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Di tengah kesibukan dan rutinitas harian, ziarah menjadi cara sederhana namun penuh makna untuk mengingat jasa orang-orang tercinta yang telah mendahului kita.
Bagi warga desa Bendorejo kecamatan Pogalan kabupaten Trenggalek, Ziarah makam bukan sekadar kegiatan datang ke pemakaman. Lebih dari itu, ziarah adalah sebuah tradisi dan bentuk penghormatan, ungkapan rindu, serta pengingat akan perjalanan hidup manusia yang pada akhirnya kembali kepada Sang Pencipta. Ketika kaki melangkah di antara nisan-nisan yang sunyi, hati diajak merenung : bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara, dan kebaikan yang kita lakukanlah yang akan dikenang.
Memanfaatkan cuti bersama untuk ziarah juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan keluarga. Anak-anak diajak mengenal leluhur, memahami sejarah keluarga, serta menanamkan nilai-nilai penghormatan kepada orang tua dan pendahulu. Momen tabur bunga dan doa bersama menjadi pengingat bahwa ikatan keluarga tidak terputus oleh waktu dan kematian.
Selain itu, ziarah di hari libur terasa lebih khusyuk karena dilakukan tanpa terburu-buru. Kita bisa membersihkan makam, merapikan lingkungan sekitar, serta memanjatkan doa dengan tenang. Di situlah letak ketenangan yang sering tidak kita temukan dalam keseharian yang serba cepat.
Pada akhirnya, memanfaatkan libur cuti bersama untuk ziarah makam adalah pilihan bijak untuk menyeimbangkan kebutuhan jasmani dan rohani. Liburan tidak selalu harus pergi jauh, karena kadang perjalanan yang paling bermakna justru adalah perjalanan hati—kembali mengingat asal-usul, menghargai masa lalu, dan menata langkah untuk masa depan yang lebih baik.
Semoga setiap langkah ziarah kita menjadi doa, setiap doa menjadi cahaya, dan setiap kenangan menjadi penguat untuk menjalani kehidupan dengan penuh makna.
Admin Web, Hst...